Taktik Bertahan Dalam Permainan Futsal

  • Whatsapp
Seorang pelatih haruslah dapat  melatih pemain-pemainya cara bertahan yang
baik. Sehingga pelatih harus juga selalu update tentang ilmu-ilmu yang
mendukungnya. Seperti taktik bertahan, pelatih dan pemain harus benar-benar
paham dan mampu menerapkan dalam permainan.

Pada dasarnya taktik bertahan
meliputi dua hal. Yang pertama tentang memilih formasi bertahan dan yang kedua
memilih dimana pressing (tekanan)
dilakukan pada lawan. Selain itu juga harus paham tentang man to man marking
serta zona bertahan.


A.    
Memilih Formasi
Bertahan

Pada
umumnya formasi brtahan yang sering digunakan dalam permainan futsal yaitu
formasi 2-2, formasi 3-1 dan formasi familiar 1-2-1.
1.      Formasi 2-2
Kelebihan formasi 2-2 ini antara lain, mudah dimengerti,
simple, pembagian daerah pemain seimbang (antara
pemain depan belakang dan samping jelas
)

2.      Formasi 3-1
Kelebihan formasi 3-2 ini diantaranya, pemain bertahan lebih
mudah membentuk segitiga, sehingga
lawan sulit untuk berkembang
3.      Formasi 1-2-1
Kelebihan formasi 1-2-1 ini yaitu permainan kan lebih seimbang atau stabil dan aman karena
setiap rotasi pasti akan ada satu pemain di belakang. Dapat untuk bermain operan
bola-bola pendek serta operan bola panjang.

B.     
Pressing (tekanan)

Setelah
pelatih memutuskan formasi apa yang akan dipakai, maka selanjutnya pelatih
harus memberikan arahan di wilayah mana para pemainnya harus melakukan pressing (tekanan) terhadap lawan. Agar pressing berhasil haruslah tercipta
komunikasi yang jelas. Karena bila ada slah satu pemain kita tidak melakukan pressing bersamaan maka kemungkinan
besar lawan akan lolos dari pressing
kita. Digambar dibawah ini angka-angka tersebut menunjukkan daerah untuk melakukan pressing.

C.     
Man To Man
Marking
(bertahan 1 lawan 1)

Untuk diingat
bila kita menerapkan man to man itu berarti pelatih harus yakin akan kemampuan
individu pemainnya. Selain itu man to man biasa dilakukan oleh tim yang kualitasnya
diatas lawannya. Oleh karena itu pelatih jangan melakukan man to man marking
bila kualitas pemain anda belum mumpuni.
Tips melakukan
man to man marking yaitu pemain haruslah tahu diri kemampuan yang dimiliki
lawan dibandingkan kemampuan yang kita miliki. Seperti kemampuan speed, power dan penguasaan bola.

Sehingga dengan penjelasan diatas, Anda sebagai pelatih ataupun pemain harusnya sudah paham akan Kelebihan dan Kekurangan strategi bertahan Man to Man marking kan heheh

D.    
Zona Defense
(pertahan daerah)

Cara
bertahan ini lebih mengutamaka mengcover
area. Dimana tujuan utamanya untuk menutup ruang tembak serta memperkecil lawan
melakukan tusukan. Namun untuk dapat melakukan pertahan zona dibutuhkan
konsentrasi serta kerjas sama tim yang bagus. Karena bila tidak hasilnya gawang
kita akan mudah kebobolan.
Tips untuk
pertahan zona yaitu pemain jangan sampai terpengaruh oleh pergerakan yang
dilakukan oleh lawan. Pembagian wilayah bertahan haruslah jelas agar lebih
mudahkan dalam mengantisipasi lawan yang masuk.

Semoga dengan ini, akan lebih mudah dalam belajar Taktik Bertahan Dalam Permainan Futsal. Selamat mencoba dan semangat berlatih terus pemain. Yakinlah kamu bisa!!!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *