PRINSIP UTAMA PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA MEMAR

  • Whatsapp
PRINSIP UTAMA
PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA MEMAR


Seorang atlet, pemain ataupun seorang pelatih haruslah paham
dan bisa mempraktekan pertolongan pertama pada cedera. Dikarenakan dalam
olahraga pastilah sangat mungkin mengalami cedera. Entah itu ringn, sedang
ataupun cedera parah. Oleh karena itu kita semua haruslah paham tentang cara
pertama kali menangani cedera pada olahraga.

Cedera pada olahraga dapat dikelompokkan dalam dua kelompok
penyebab cedera olahraga, yaitu OVERUSE INJURY dan TRAUMATIC
INJURY
. Dimana OVERUSE INJURY merupakan cedera yang
disebabkan oleh gerakan yang berulang-ulang dan terlalu cepat. Sedangkan TRAUMATIC
INJURY
merupakan cedera dikarenakan benturan atau gerakan yang melebihi
batas kemampuan. Untuk contohnya dalam kasus cedera atlet ataupun pemain harus
bisa membedakan apakah ini sebatas kram, strain atau sprain. Karena setiap
jenis cedera memerlukan penangan yang berbeda. 
Untuk penangan cedera pada strain dan sprain kita masih bisa menggunakan
prinsip RICE.


Pengertian RICE yaitu :
R = rest
Istirahatlah. Yaitu mengistirahatkan
atupun tidak melakukan aktifitas pada derah yang cedera.
I = ice

Tempelkan ES pada
bagian yang luka (bengkak, memar dan linu). Es ini berfungsi untuk mengurangi
pembekakan dan juga rasa nyeri atau sakit. Kompres ini diberikan segera setelah
terjadi cedera, dan jangan berikan
balsem atau semacam obat yang membuat panas
. Pengobatan panas boleh
dilakukan setelah 48 jam, bersamaan dengan es. Fungsinya untuk meningkatkan
peredaran darah dan meningkatkan panas dalam tubuh supaya mampu memindahkan
darah dan cairan yang berlebihan (Kravitz Len, 90:2001).

C = compression

Penekanan berguna
untuk menghentikan aliran darah yang berlebihan pada bagian yang cedera
sehingga juga akan mengurangi pembengkakan. Biasanya dengan menggunakan kompres
es tadi serta obat semprot dingin pada olahraga sepakbola.

E = ELEVASI
Elevasi yaitu suatu
kondisi dimana bagian cedera ditempatkan lebih tinggi daripada jantung. Ini berfungsi
untuk mengurangi pembengkakan.



Selain itu atelt atau
pemain yang cedera jangan melakukan HARM.
Pengertian HARM yaitu :
Heat
Jangan melakukan yang
panas-panas, karena akan membuat aliran darah ke daerah cedera meningkat dan
mengakibatkan pembengkakan.
Alkohol
Minum alkohol atau
merendam bagian cedera menggunakan alkohol sangat tidak dianjjurkan, karena
juga dpat meningkkatkan pembengkakan.
Running
Berlari atau lebih
tepatnya melakukan latihan pada saat cedera karena akan memperparah bagian yang
cedera. Ingat prinsip RICE tadi.
Massage
Jangan langsung
melakukan pijatan, uratan pada luka ataupun cedera tadi. Karena dapat membuat
rusak jaringan dan akan membuat lebih parah pada cedera.
Jadi dapat disimpulkan dalam penangan cedera olahraga yang
baik dan boleh dilakukan adalah menggunakan prinsip RICE dan jangan menggunakan prinsip HARM. 

Baca juga Mengobati Engkel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *