5 Teknik Dasar dan Tingkat Lanjut Permainan Bola Basket Lengkap Berserta Contohnya

  • Whatsapp

Dewasa
ini permainan bola basket telah menjamah seluruh negeri. Dari berbagai kalangan
dan kelas sosialpun memainkan permainan bola basket ini. Dari Sekolah Dasar
hingga Perguruan Tinggi. Tak heran jila kita sekarang banyak menjumpai
pemain-pemain basket. Entah yang hanya sekedar hoby, amatir hingga
professional. Namun kebanyakan dari pemain tersebut banyak yang belum
benar-benar menguasai teknik dasar permainan basket tersebut. Oleh karena itu
sudah menjadi tugas seorang pelatih
/coach ataupun orang yang dituakan
dalam sesi latihan untuk memberikan latihan teknik dasar yang benar.


Sebelum membahas teknik
dasar. Terlebih dahulu kita mengenal basket, ya seperti luas lapangannya, waktu
permainannya. Untuk sekedar lebih mengenal. Untuk ukuran lapangan basket yaitu
berukuran 26 meter x 14 meter. Permainan ini dimainkan dalam 4 babak. Dalam
masing-masing babak memiliki waktu 20 menit. Waktu istirahat antar babak 10
menit. Namun terkadang babak dan waktu permianan ini dimodifiksai sendiri,
sehingga kadang hanya menggunakan 2 babak dan waktu 10 menit perbabak dan
istirahat 5 menit.


Sekarang kembali ke
pembahasan awal yaitu tentang teknik dasar permainan basket. Cukup 5 teknik
dasar saja yang wajib kita kuasai untuk mampu bermain bola basket seperti
pemain-pemain professional. 5 teknik
dasar dan teknik tingkat lanjut tersebut ialah :


1.      Teknik Dasar Menggiring Bola Basket
(dribbling)
Tidak
menggunkan kaki seperti sepakbola dan futsal, namun disini kita menggunakan
tangan kita. Serta setiap maksimal tiga langkah bola haruslah dipantulkan,
karena kalau tidak kita telah melakukan pelanggaran dan tentu wasit akan meniup
peluit. Dan itu berarti keuntungan untuk pihak lawan kita. Agar mampu melakukan
teknik dasar dribel yang bagus ini maka kita wajib paham akan prinsipnya yaitu
:
       Kontrol bola ada pada jari-jari tangan.
Kebanyakan kesalahan untuk pemula mendribel nya menggunakan telapak tangan.
         
Usahakan tubuh rendah. Sedikit
membungkukan badan.
         
Kepala tegak supaya pandangan lebih
luas. Jangan selalu lihat bola.
      Bola dalam perlingdungan. Usahakan
dribel bola dekat dengan tubuh dan jauh dari lawan. Supaya lawan sulit untuk
merebutnya.
      Saat latihan gunakan kedua tangan.
Jangan hanya kanan saja ataupun kiri saja. Agar kita dominan tangan.

Macam-macam dribble untuk tingkat
lanjut :
         
Change of pace dribble
         
Low or control dribble
         
High or speed dribble
         
Crossover dribble
         
Behind the back dribble
         
Between the legs dribble
         
Spin dribble


Tips
: Saat dribel usahakan bola lebih rendah dan badan juga rendah. Ini akan lebih
memudahkan kita dalam bergerak dan juga lawan sulit untuk merebut bola dari
kita.


2.     
Teknik
dasar passing

(mengumpan) dan catching (menerima passing)
Passing
dapat diartikan mengumpas/mengoper dan catching
berarti menerima bola/menangkap bola dari passing.
Sehingg teknik dasar passing adalah suatu teknik dasar yang digunakan dalam
permainan bola basket. Untuk tujuan melakukan serangan dan juga mempertahankan
bola dari lawan.
Ada
enam macam teknik dasar passing yaitu
:
    Overhead Pass yaitu
operan/umpang bola melalu atas kepala. Ini dapat dilakukan bila lawan lebih
pendek dari kita atau yang pasti agar bola tidak terjngkau oleh lawan. Karena
bola yang dihasilkannya tinggi. Operan model ini bisa juga digunakan untuk
melakukan serangan balik (counter attack)
dengan menempatkan bola ke daerah pertahanan lawan dan teman kita sprint untuk
menerima (catching) bola.
        Chest Pass yaitu
operan/umpan setinggi dada atau didepan dada. Operan yang dihasilkan model ini
adalah lurus. Namun dikarekan hasil operannya lurus makan mudah diantisipasi
oleh lawan, maka dalam melakukan operan ini hendaklah dengan kekuatan agar laju
bola cepat dan juga uasahakan melakukan gerakan tipuan untuk mengecoh lawan.
Wntah gerakan tubuh atau bahkan hanya pandangan mata. Karena banyak pemain
bertahan melihat gerakan mata/pandangan kita.
       Under
Pass

yaitu operan setinggi pinggang pemain dengan arh bola lurus ke teman satu tim.
Ini juga lebih maksimal bila digunakan pada operan jarak pendek
     Baseball Pass
dari katanya saja sudah dapat dilihat bahwa ini merupakan operan yang
menyerupai leparan pada permainan baseball.
Teknik dasar ini biasa digunakan untuk mengelabuhi lawan dengn berpura-pur
melompat untuk melakukan shooting namun pada akhirnya dioper kepada teman yang
lebih bagus posisinya untuk memasukan bola ke ring
      Bounce
Pass

yaitu operan yang dilakukan dengan memantulkan bola kira-kira satu langkah
didepan teman kita. Kekurangan operan model ini yaitu tidak dapat digunakan
untuk mengoper teman yang jauh, dikarenakan kecepatan laju boleh yang akan
semakin lambat. Sehingga bounce pass
lebih bagus digunakan untuk operan-operan pendek saja dan itu lebih efisien.
         
Hook
Pass
Operan/umpan yang dilakukan menggunakan
satu tangan yang membentuk menyerupai kait pancing. Biasa untuk mengumpan
kearah belakang melewati atas bahu. Bola terlepas di depan wajah menuju atas
bahu untuk memberikan operan kebelakang. Ini dilakukan bila kita dihadang oleh
pemain lawan dan kita tak bisa melewatinya.
         
Untuk
tingkat lanjut
Behind
the back pass
teknik ini begitu sulit apalagi untuk
para pemula, namun bila sudah mahir akan lebih banyak mengantarkan tim anda
memenangkan pertndingan dikarenakan umpan-umpan/operan anda lebih banyak tepat
sasaran. Karena teknik ini tidak mudah untuk dihalau oleh lawan.
3.      Teknik Dasar Pivot
Merupakan
gerakan mumatar badan menggunakan salah satu kaki kita untuk menjadi tumpuan
(poros putaran) dan tidak boleh berganti kaki tumpuan. Gerakan ini biasanya
banyak terlihat ketika pemain mendapatkan bola(menerima bola) dan berfungsi
untuk mengelabuhi lawan ataupun untuk melindungi lawan. Setelah melakukan
gerakan pivot biasanya pemain akan melakukan dribel, melakukan passing serta
melakukan shooting (bila masuk dlam jarak akurasi tembakan)
Jump Stop
adalah gerakan berhenti secara sadar dan terkendali menggunakan kedua kaki.
Digunakan untuk memantapkan kaki agar dapat melakukan pivot, menghindari
traveling serta menjaga keseimbangan tubuh.
4.      Teknik Dasar Shooting
Menembak
bola kearah ring/keranjang bertujuan mencetak angka/skor. Untuk menjadi
pencetak skor yang handal diperlukan teknik-teknik dasar shooting yang bagus pula. Pemain harus menguasai teknik dasar
tersebut. Pelatih haruslah melatih
 shooting setiap kali latihan ini
berfungsi agar pemain terbiasa melakukan shooting,
sehingga akan menjadi terbiasa melakukan
shooting
dan memperbesar peluang mencetak angka/skor dalam setiap pertandingan.
Jenis-jenis teknik dasar shooting :
         
Set
Shoot (tembakan biasa, sikap tubuh biasa atau tanpa melompat)
Set shoot ini jarang sekali dilakukan
dalam permainan bola basket dikarenakan ketatnya pertahananya. Sehingga set
shoot tidak bisa dilakukan. Dan bila dilakukan kebanyakan hanya pada saat free throw (tembakan bebas). Bisa
menggunakan kedua tangan ataupun satu tangan.
         
Lay
Up Shoot
Teknik dasar lay up shoot ini yaitu pemain terlebih dahulu melakukan dribel, dan
saat mendekati ring/keranjang jarak kira-kira dua langkah barulah pemain
melakukan lay up. Dengan melakukan 2
langkah sambil memegang bola dan diakhiri lompatan untuk memasukan bola ke
ring/keranjang. Bola bisa langsung masuk ring ataupun dipantulkan terlebih
dahulu ke papan ring sebelum masuk ke ring/keranjang.
         
Jump
Shoot (menembak dengan melompat)
Inilah teknik dasar shooting yang biasa
dipakai dalam basket selain lay up,
dikarenakan lebih efisien bila kita tidak bisa mendekati ring untuk melakukan lay up. Selain itu juga sulit untuk
diantisipasi oleh pemain bertahan, karena teknik ini berkaitan dengan titik
tertinggi lompatan pemain. Bila lompatn pemain penyerang lebih tinggi pastilah
sulit untuk dihalau dan begitu sebaliknya. Oleh karena itu melakukan disaat
yang tepat adalah kuncinya.



         
Untuk tingkat lanjut
Slam
Dunk

yaitu memasukan bola ke ring/keranjang dengan sekeras mungkin. Dengan melompat
tinggi hingga mampu memasukkan bola dengan keras sekali.
5.      Teknik Dasar Rebound


Yaitu
merebut bola di sekitar ring/keranjang untuk mengamankan bola. Bertujuan agar
mampum melakukan serangan balik ataupun penguasaan bola. Oleh karenanya dikenal
dengan istilah defense rebound dan offensive rebounce.

Demikianlah
pembahasan 5 teknik dasar permainan bola basket dari kami. Semoga dengan ini
kita semua dan para pelatih lebih memahami pentingnya suatu teknik dasar
permainan bola basket. Sehingga mampu mengembangkan pemain-pemainnya. Untuk
foto dan videonya ditunggu ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *